Diantara Budaya dan Perubahan Sosial
Sanggau :
Bodok
adalah salah satu dusun yang berada di Kecamatan Parindu, Kab. Sanggau
Kalimantan Barat. Di tahun 1990-an, Bodok sudah mulai menunjukkan
perubahannya menuju sebuah kota kecil. Hal ini disebabkan banyaknya
warga pendatang dari daerah-daerah lain, baik dari daerah sekitar Bodok
ataupun dari luar Kalbar yang berdatangan dan bermukim di Bodok.
Sebagian besar dari mereka adalah para pedagang. Memang secara geografis
dusun Bodok cukup strategis, dimana pusat pasarnya berada pas di
simpang empat diantara jalan negara menuju ke kabupaten lain di Kalbar
serta jalan provinsi untuk menuju dua kecamatan lainnya di Kabupaten
Sanggau, yaitu : Kec. Bonti dan Meliau.
Daya tarik Bodok yang cukup memikat tersebut sampai sekarang tidak pernah pudar. Dari yang semula di tahun 1990-an tidak lebih dari 50 ruko yang ada di pusat pasar, sekarang sudah lebih dari 200 ruko-ruko baru dibangun di dusun Bodok. Dan sebagian besar dari ruko-ruko tersebut dijadikan tempat usaha seperti toko bahan kelontong, toko elektronik, toko busana bahkan dealer kendaraan bermotor.
Pertumbuhan ekonomi yang begitu cepat telah menjadikan dusun Bodok saat ini seperti Kota Kecil yang masih menyimpan banyak daya tarik. Sehingga di tahun-tahun yang akan datang, potensi Bodok menjadi sebuah kota sudah tidak dapat terbentung lagi.
Dari perkembangan-perkembangan yang ada selama ini, telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat khususnya penduduk asli dusun Bodok. Dimana wawasan dan pengetahuan mereka bertambah seiring mudahnya mendapatkan akses informasi. Masyarakat juga ikut terlibat secara langsung di dalam menggerakkan perkembangan tersebut, sehingga secara ekonomi mereka juga mengalami peningkatan kesejahteraan. Namun secara kasat mata, suatu perkembangan sebuah dusun menuju kota kecil tetap saja akan meninggalkan dampak yang negatif. Sehingga perlu pengawasan dan pengendalian, agar tujuan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan baik.
Daya tarik Bodok yang cukup memikat tersebut sampai sekarang tidak pernah pudar. Dari yang semula di tahun 1990-an tidak lebih dari 50 ruko yang ada di pusat pasar, sekarang sudah lebih dari 200 ruko-ruko baru dibangun di dusun Bodok. Dan sebagian besar dari ruko-ruko tersebut dijadikan tempat usaha seperti toko bahan kelontong, toko elektronik, toko busana bahkan dealer kendaraan bermotor.
Pertumbuhan ekonomi yang begitu cepat telah menjadikan dusun Bodok saat ini seperti Kota Kecil yang masih menyimpan banyak daya tarik. Sehingga di tahun-tahun yang akan datang, potensi Bodok menjadi sebuah kota sudah tidak dapat terbentung lagi.
Dari perkembangan-perkembangan yang ada selama ini, telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat khususnya penduduk asli dusun Bodok. Dimana wawasan dan pengetahuan mereka bertambah seiring mudahnya mendapatkan akses informasi. Masyarakat juga ikut terlibat secara langsung di dalam menggerakkan perkembangan tersebut, sehingga secara ekonomi mereka juga mengalami peningkatan kesejahteraan. Namun secara kasat mata, suatu perkembangan sebuah dusun menuju kota kecil tetap saja akan meninggalkan dampak yang negatif. Sehingga perlu pengawasan dan pengendalian, agar tujuan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan baik.
08.34
Unknown
Posted in: 


0 komentar:
Posting Komentar